JURNAL ECONOMINA https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina <p><strong>Jurnal Economina (JE)</strong> is a peer-reviewed journal which publishes original research papers. ECONOMINA has been published since 2022. It is currently published with <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220913392107936" target="_blank" rel="noopener"><strong>e-ISSN: 2963-1181</strong></a>. The Digital Object Identifier (DOI) is assigned to each published article and the journal is indexed by Crossref, GARUDA, Neliti.Com, Dimensions and Google Scholar.</p> <p>Areas of research include, but are not limited to Global Business, Transition Issues, Economic Growth and Development, Economics of Organizations and Industries, Finance and Investment, Strategic Management, Human Resources, Marketing, Innovations, Public Administration and Accounting.</p> en-US economina@45mataram.ac.id (Didin Putra Pratama, SE., M.E.) economina@45mataram.ac.id (Redaksi ECONOMINA) Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Analisis Transformasi Ekonomi Desa Melalui Pemanfaatan Pembangunan Dana Desa Pada Ekonomi Kreatif https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1901 <p>Transformasi ekonomi desa merupakan salah satu strategi penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan dana desa yang dialokasikan oleh pemerintah. Dana desa tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung sektor ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. Sektor ekonomi kreatif dipandang mampu mendorong kemandirian desa karena melibatkan potensi sumber daya manusia, kearifan lokal, serta inovasi masyarakat dalam menciptakan produk dan jasa bernilai tambah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan dana desa dapat mengakselerasi transformasi ekonomi desa melalui pengembangan ekonomi kreatif, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa dana desa berkontribusi signifikan terhadap terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan daya saing produk lokal. Selain itu, pemanfaatan dana desa pada sektor ekonomi kreatif juga mampu memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi digital dan jaringan kemitraan. Namun demikian, tantangan masih ditemui, terutama terkait rendahnya kapasitas manajerial pelaku usaha, keterbatasan inovasi, serta ketergantungan pada dukungan pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan usaha, serta integrasi kebijakan pemerintah desa dengan program pemberdayaan masyarakat. Kesimpulannya, pemanfaatan dana desa pada sektor ekonomi kreatif menjadi katalis penting dalam mewujudkan transformasi ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan</p> Aris Muandar Copyright (c) 2026 JURNAL ECONOMINA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1901 Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 +0000 Persepsi Konsumen Terhadap Promosi Digital Melalui Instagram Dan Tiktok https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1902 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap promosi digital melalui Instagram dan TikTok sebagai media pemasaran yang berkembang pesat di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mencari informasi produk dan melakukan keputusan pembelian. Instagram dan TikTok menjadi platform yang efektif karena menggabungkan visualisasi konten, interaktivitas, serta algoritma yang mampu menjangkau target pasar secara spesifik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali pengalaman dan pandangan konsumen terhadap konten promosi yang disajikan oleh pelaku usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap aktivitas promosi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen dipengaruhi oleh kreativitas konten, keaslian pesan, kredibilitas influencer, frekuensi kemunculan iklan, serta tingkat interaksi yang terbangun antara merek dan audiens. Promosi yang bersifat informatif, menghibur, dan relevan dengan kebutuhan konsumen cenderung menghasilkan respons positif serta meningkatkan minat beli. Sebaliknya, konten yang terlalu agresif dan tidak autentik dapat menimbulkan kejenuhan dan persepsi negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi promosi digital melalui Instagram dan TikTok perlu dirancang secara adaptif, kreatif, dan berorientasi pada pengalaman konsumen. Dengan memahami persepsi konsumen, pelaku usaha dapat mengoptimalkan efektivitas promosi digital guna meningkatkan loyalitas dan keputusan pembelian secara berkelanjutan.</p> Uswatu Uswatu Copyright (c) 2026 JURNAL ECONOMINA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1902 Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 +0000 Makna Pengalaman Karyawan Terhadap Program Training Internal Dan Implikasinya Terhadap Strategi Peningkatan Motivasi Kerja Dalam Perspektif Manajemen SDM https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1904 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna pengalaman karyawan terhadap program training internal dan implikasinya terhadap strategi peningkatan motivasi kerja dalam perspektif manajemen sumber daya manusia (SDM). Program training internal merupakan salah satu instrumen strategis perusahaan dalam meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta komitmen karyawan. Namun, efektivitas program tersebut tidak hanya ditentukan oleh materi dan metode pelatihan, melainkan juga oleh bagaimana karyawan memaknai pengalaman yang mereka peroleh selama proses pelatihan berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman subjektif karyawan yang telah mengikuti program training internal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman training internal dimaknai karyawan sebagai sarana pengembangan diri, peningkatan rasa percaya diri, serta bentuk perhatian organisasi terhadap pengembangan karier mereka. Makna positif tersebut berimplikasi pada meningkatnya motivasi intrinsik dan ekstrinsik, loyalitas, serta keterlibatan kerja (employee engagement). Sebaliknya, apabila training dianggap kurang relevan atau bersifat formalitas, maka dampaknya terhadap motivasi kerja menjadi kurang optimal. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa strategi peningkatan motivasi kerja perlu disinergikan dengan desain training yang partisipatif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan karyawan. Dengan demikian, manajemen SDM perlu menempatkan pengalaman karyawan sebagai pusat dalam perancangan program pengembangan agar tercipta motivasi kerja yang berkelanjutan dan selaras dengan tujuan organisasi</p> Yana Fajriah, Didin Pratama Copyright (c) 2026 JURNAL ECONOMINA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1904 Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 +0000 Analisis Jaringan Sosial Dalam Keberlanjutan Usaha Mikro Di Pasar Tradisional https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1905 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna jaringan sosial dalam keberlanjutan usaha mikro di pasar tradisional dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Usaha mikro di pasar tradisional menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, akses pasar yang terbatas, serta ketidakpastian persaingan, sehingga keberadaan jaringan sosial dianggap sebagai modal penting untuk bertahan dan berkembang. Jaringan sosial di sini dipahami sebagai hubungan antar pelaku pasar, baik antara pedagang dengan pedagang, pedagang dengan pemasok, maupun pedagang dengan konsumen yang terbentuk melalui interaksi sehari-hari dan nilai-nilai sosial budaya yang mengikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan tujuan memahami secara mendalam pengalaman subjektif para pelaku usaha mikro dalam membangun, memelihara, dan memanfaatkan jaringan sosial untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang terkait dengan aktivitas perdagangan di pasar tradisional. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menekankan pada proses reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan yang bersifat interpretatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran jaringan sosial tidak hanya sebagai sarana pertukaran informasi dan dukungan ekonomi, tetapi juga sebagai mekanisme sosial yang menjaga kepercayaan, solidaritas, dan keberlanjutan usaha mikro di pasar tradisional. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan literatur mengenai keberlangsungan usaha mikro berbasis kearifan lokal serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi penguatan pasar tradisional di Indonesia</p> Feri Irawan Copyright (c) 2026 JURNAL ECONOMINA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1905 Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh untuk Optimalisasi Transformasi Digital dalam Pengelolaan Supply Chain Perusahaan https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1906 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam proses pengaruh optimalisasi transformasi digital dalam pengelolaan supply chain perusahaan melalui pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Transformasi digital dalam konteks supply chain tidak hanya mencakup penerapan teknologi informasi seperti big data analytics, Internet of Things (IoT), dan artificial intelligence (AI), tetapi juga mencakup perubahan strategi manajerial, budaya organisasi, serta pola kolaborasi antar-stakeholder. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajer supply chain, observasi langsung, serta studi dokumentasi pada perusahaan yang sedang menerapkan transformasi digital. Analisis dilakukan menggunakan teknik tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan strategi yang muncul dalam proses transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi supply chain mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi alur distribusi, serta memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika pasar global. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah hambatan, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, biaya investasi teknologi yang tinggi, serta resistensi terhadap perubahan budaya kerja. Strategi optimalisasi yang berhasil diterapkan mencakup peningkatan literasi digital karyawan, pengembangan infrastruktur teknologi yang terintegrasi, serta penguatan kolaborasi lintas divisi dan mitra bisnis. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk pemahaman konseptual mengenai bagaimana perusahaan dapat memaksimalkan potensi transformasi digital untuk menciptakan supply chain yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan era industri 4.0.</p> Balqis Abizah Copyright (c) 2026 JURNAL ECONOMINA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina/article/view/1906 Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 +0000