ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada <p><strong>ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin </strong>is a multidisciplinary journal published by LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram every month a year with online version of <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221230551939829" target="_blank" rel="noopener">E-ISSN 2964-2981</a></strong> and can be accessed openly. This journal is a peer reviewed, open access, scientific and scholarly journal which publishes research papers, review papers, case reports, case studies, books review, thesis, dissertation works, etc.</p> <p>ARMADA journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences. This journal has been accredited <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/17291" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 3</strong></a> through the Decree of the <a title="Direktur Jendral Riset Dan Pengembangan Kemdiktisaintek, No : 286/DST/C3/HM.01.00/2026" href="https://drive.google.com/file/d/1FpZ2MqrSll7igM_15bIgo4fxbTdc7ch4/view?usp=sharing"><strong>Direktur Jendral Riset Dan Pengembangan </strong><strong>Kemdiktisaintek, No : 286/DST/C3/HM.01.00/2026</strong></a></p> en-US armada.45mataram@gmail.com (Raodatul Putri, S.P., M.P) stie45mataramlppm@gmail.com (Widiya Pratiwi, SE., MSA.) Sat, 23 May 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Suspect Status Determination and the Principle of Onus Probandi: Comparative Lessons from Indonesia and France https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada/article/view/2157 <p>Penelitian ini mengkaji konflik struktural dalam hukum acara pidana Indonesia, yaitu pertentangan antara kewenangan eksklusif penyidik dalam penetapan status tersangka dan kewajiban Onus Probandi yang dibebankan kepada Jaksa Penuntut Umum. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan mekanisme kelembagaan untuk mengurangi disparitas tersebut sekaligus mengatasi inefisiensi prosedural yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan analisis normatif komparatif dengan menitikberatkan pada Code de procédure pénale di Prancis. Hasil penelitian menegaskan bahwa fungsi Jaksa Penuntut Umum secara sistematis mengalami pelemahan. Solusi yang ditawarkan berupa reformasi ganda, yaitu: (1) pelembagaan wajib Hakim Pemeriksa Pendahuluan (HPP) sebagai penjaga gerbang yudisial terhadap tindakan paksa dan penetapan status tersangka; serta (2) keterlibatan wajib Jaksa Penuntut Umum, yang dianalogikan dengan réquisitoire milik Procureur di Prancis, dalam penilaian awal sebelum perkara diajukan kepada hakim pemeriksa. Perubahan struktural ini merupakan conditio sine qua non untuk menjamin kualitas alat bukti secara ex-ante, sehingga Jaksa Penuntut Umum dapat menjalankan kewajiban Onus Probandi secara efektif.</p> Try Mulya Naposo Siregar, Lanai Dam Kuba, Ahmad Rizq Setiawan Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada/article/view/2157 Wed, 20 May 2026 00:00:00 +0000